Senin, 12 April 2021

KEWAJIBAN PUASA RAMADHAN

PUASA RAMADHAN HARI KE – 1;

KEWAJIBAN PUASA RAMADHAN


Oleh : PUJIANTO, S.Th.I

Penyuluh Agama Islam

KUA Kec. Ngetos – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk

Tahun 2021

Puasa Ramadhan adalah ibadah yang diwajibkan bagi seluruh umat Islam yang dilaksanakan selama satu bulan penuh. Selama waktu itu pula orang-orang Islam akan mendapatkan keutamaan dan keistimewaan dari bulan yang mulia tersebut. Dalam Alquran disebutkan ibadah puasa telah diwajibkan kepada umat-umat sebelum umat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Sedangkan puasa di bulan Ramadan baru diperintahkan pada tahun ke-2 setelah Hijrah Nabi shallallahu ‘alaihiwasallam ke Madinah. Dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda, bahwa Islam dibangun atas lima; syahadat bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan salat, menunaikan zakat, pergi haji dan puasa Ramadan. Maka, sebagaimana kewajiban shalat, puasa Ramadan pun wajib hukumnya.

Ijma’ para ulama dan kaum muslimin seluruhnya telah sepakat atas wajibnya puasa Ramadan ini, juga sepakat atas kafirnya orang yang mengingkari atau menentang kewajibannya.

1.    Dalil wajib puasa dalam Al-Qur'an

Dalilnya, adalah firman Allah Ta’ala dalam QS. Al Baqarah : 183

يٰٓاَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٨٣

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah : 183)

2. Dalil kewajiban puasa dalam hadits Nabi

Adapun dalil dalam hadis soal kewajiban melaksanakan ibadah puasa adalah sebagai berikut:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: بُنِيَ الإِسْلامُ عَلى خَمْسٍ: شَهادَةِ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ وَإِقامِ الصَّلاةِ وَإِيتاءَ الزَّكاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ. (رواه البخاري)

Artinya: "Dari Ibnu Umar r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Islam itu dibangun di atas lima (pondasi), yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji, dan puasa Ramadhan.” (H.R. Al-Bukhari).

 

 

 

3. Dalil kewajiban puasa dalam hadits Nabi yang lain

Diriwayatkan dari Imam Al-Bukhâry dan Muslim, ketika seorang A’raby bertanya kepada Rasulullah SAW tentang Islam, beliau bersabda:

خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِى الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ . فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهُنَّ قَالَ : لاَ. إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ وَصِيَامُ شَهْرِ رَمَضَانَ . فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهُ فَقَالَ : لاَ. إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ . وَذَكَرَ

لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الزَّكَاةَ فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهَا قَالَ : لاَ. إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ . قَالَ فَأَدْبَرَ الرَّجُلُ وَهُوَ يَقُولُ وَاللَّهِ لاَ أَزِيدُ عَلَى هَذَا وَلاَ أَنْقُصُ مِنْهُ.

فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَفْلَحَ إِنْ صَدَقَ

Artinya: “Shalat lima waktu (diwajibkan) dalam sehari dan semalam.” Maka, ia berkata, “Apakah ada kewajiban lain terhadapku?” Beliau menjawab, “Tidak ada, kecuali hanya ibadah sunnah. Juga puasa Ramadhan.” Maka, ia berkata, “Apakah ada kewajiban lain terhadapku?” Beliau menjawab, “Tidak ada, kecuali hanya ibadah sunnah,” dan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam menyebutkan (kewajiban) zakat terhadapnya. Maka, ia berkata, ‘Apakah ada kewajiban lain terhadapku?’ Beliau menjawab, ‘Tidak ada, kecuali hanya ibadah sunnah.” Kemudian, orang tersebut pergi seraya berkata, “Demi Allah, saya tidak akan menambah di atas hal ini dan tidak akan menguranginya.’ Maka, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ia telah beruntung apabila jujur.” Itulah dalil-dalil pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Semoga Allah menjadikan ibadah puasa Ramadhan kita semua menjadi ibadah yang diterima dan kelak akan dibalas dengan pahala yang besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar