PUASA RAMADHAN HARI
KE – 1;
KEWAJIBAN PUASA
RAMADHAN
Oleh : PUJIANTO, S.Th.I
Penyuluh
Agama Islam
KUA Kec.
Ngetos – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk
Tahun 2021
Puasa Ramadhan adalah ibadah yang diwajibkan bagi
seluruh umat Islam yang dilaksanakan selama satu bulan penuh. Selama waktu itu
pula orang-orang Islam akan mendapatkan keutamaan dan keistimewaan dari bulan
yang mulia tersebut. Dalam Alquran disebutkan ibadah
puasa telah diwajibkan kepada umat-umat sebelum umat Nabi Muhammad shallallahu
‘alaihi wasallam. Sedangkan puasa di bulan Ramadan baru diperintahkan pada
tahun ke-2 setelah Hijrah Nabi shallallahu ‘alaihiwasallam ke Madinah. Dalam
Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam
bersabda, bahwa Islam dibangun atas lima; syahadat bahwa tidak ada tuhan selain
Allah dan Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan salat, menunaikan zakat, pergi
haji dan puasa Ramadan. Maka, sebagaimana kewajiban shalat, puasa Ramadan pun
wajib hukumnya.
Ijma’ para ulama dan kaum muslimin seluruhnya telah sepakat atas
wajibnya puasa Ramadan ini, juga sepakat atas kafirnya orang yang mengingkari
atau menentang kewajibannya.
1.
Dalil wajib puasa dalam Al-Qur'an
Dalilnya, adalah firman Allah Ta’ala dalam QS. Al Baqarah : 183
يٰٓاَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ
ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ
لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
١٨٣
Artinya : “Hai orang-orang yang beriman,
diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum
kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah : 183)
2. Dalil kewajiban puasa dalam
hadits Nabi
Adapun dalil dalam hadis soal
kewajiban melaksanakan ibadah puasa adalah sebagai berikut:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رضي الله عنهما قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى
الله عليه وسلم: بُنِيَ الإِسْلامُ عَلى خَمْسٍ: شَهادَةِ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ
اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ وَإِقامِ الصَّلاةِ وَإِيتاءَ الزَّكاةِ
وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ. (رواه البخاري)
Artinya: "Dari Ibnu Umar r.a.,
ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Islam itu dibangun di atas lima
(pondasi), yaitu bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah
utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji, dan puasa Ramadhan.”
(H.R. Al-Bukhari).
3. Dalil kewajiban puasa dalam
hadits Nabi yang lain
Diriwayatkan dari Imam Al-Bukhâry dan
Muslim, ketika seorang A’raby bertanya kepada Rasulullah SAW tentang
Islam, beliau bersabda:
خَمْسُ
صَلَوَاتٍ فِى الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ . فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهُنَّ قَالَ
: لاَ. إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ وَصِيَامُ شَهْرِ رَمَضَانَ . فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ
غَيْرُهُ فَقَالَ : لاَ. إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ . وَذَكَرَ
لَهُ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الزَّكَاةَ فَقَالَ هَلْ عَلَىَّ
غَيْرُهَا قَالَ : لاَ. إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ . قَالَ فَأَدْبَرَ الرَّجُلُ
وَهُوَ يَقُولُ وَاللَّهِ لاَ أَزِيدُ عَلَى هَذَا وَلاَ أَنْقُصُ مِنْهُ.
فَقَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَفْلَحَ إِنْ صَدَقَ
Artinya: “Shalat lima waktu (diwajibkan) dalam sehari dan
semalam.” Maka, ia berkata, “Apakah ada kewajiban lain terhadapku?” Beliau
menjawab, “Tidak ada, kecuali hanya ibadah sunnah. Juga puasa Ramadhan.” Maka,
ia berkata, “Apakah ada kewajiban lain terhadapku?” Beliau menjawab, “Tidak
ada, kecuali hanya ibadah sunnah,” dan Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa
sallam menyebutkan (kewajiban) zakat terhadapnya. Maka, ia berkata,
‘Apakah ada kewajiban lain terhadapku?’ Beliau menjawab, ‘Tidak ada, kecuali
hanya ibadah sunnah.” Kemudian, orang tersebut pergi seraya berkata, “Demi
Allah, saya tidak akan menambah di atas hal ini dan tidak akan menguranginya.’
Maka, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ia telah
beruntung apabila jujur.” Itulah dalil-dalil pelaksanaan ibadah puasa di bulan
Ramadhan. Semoga Allah menjadikan ibadah puasa Ramadhan kita semua menjadi
ibadah yang diterima dan kelak akan dibalas dengan pahala yang besar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar