KAJIAN HISTORIS, FENOMENA BULAN MUHARRAM DAN MUHASABAH MEMBENTUK
PRIBADI INSAN AL KAMIL
Oleh : PUJIANTO, S.Th.I
Penyuluh
Agama Islam Bidang Spesialisasi Pencegahan NAPZA dan Penanggulangan HIV / AIDS
KUA Kec.
Ngetos – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk
Tahun 2020
Penanggalan Islam atau Tahun Hijriah, awal bulan dinamai dengan
Muharram. Awal bulan ini ternyata memiliki makna tersendiri bagi umat Islam dan
banyak keutamaan di belakangnya. Seperti yang dijelaskan Pengurus Lembaga
Dakhwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Ustadz Fauzan Amin, dalam menyambut awal tahun
ini, umat Islam disunnahkan membaca doa awal tahun yang bertujuan agar Allah
SWT melindungi kita semua dalam segala urusan. Jika merujuk pada arti kata,
Muharram secara bahasa berarti diharamkan. Maksudnya adalah salah satu bulan
dari dari empat bulan yang diharamkan Allah SWT untuk melakukan peperangan.
Dia menjelaskan, menurut Abu ‘Amr ibn Al ‘Alaa, ada makna lain
dari Muharram ini. “Dinamakan bulan Muharram karena peperangan (jihad)
diharamkan pada bulan tersebut, jika saja hukum awal jihad disyariatkan, maka
khusus bulan tersebut Allah SWT mengharamkannya. Diharamkan pula mendzolimi
diri sendiri dengan perbuatan dosa, Allah SWT berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا
فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ
حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا
أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas
bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di
antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka
janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah
kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya; dan
ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa” (Q.S. at Taubah
:36).
Diriwayatkan dari sahabat Abu Bakrah radhiyallohu anhu,
Rasulullah SAW menjelaskan keempat bulan haram yang dimaksud adalah:
إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ
اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا
أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ
وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
“Sesungguhnya zaman itu berputar sebagaimana bentuknya semula di
waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada dua belas bulan
diantaranya terdapat empat bulan yang dihormati: 3 bulan berturut-turut;
Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram serta satu bulan yang terpisah yaitu Rajab
Mudhar, yang terdapat diantara bulan Jumada Akhiroh dan Sya’ban.” [ HR. Bukhari
(3197) dan Muslim (1679).
Mengupas lebih dalam keutamaan dari Bulan Muharram ini. Dalam
keterangannya, dia menjelaskan bahwa Bulan Muharram adalah bulan Haram.
"Qatadah bin Di’amah Sadusi menyatakan, “Amal sholeh lebih
besar pahalanya jika dikerjakan di bulan-bulan haram sebagaimana kezholiman di
bulan-bulan haram lebih besar dosanya dibandingkan dengan kezholiman yang
dikerjakan di bulan-bulan lain meskipun secara umum kezholiman adalah dosa yang
besar," katanya saat diwawancarai Okezone, Senin (10/9/2018).
Bulan Muharram ini adalah Bulan Allah (syahrullah). Dalam
keterangannya, dia menuturkan bahwa keduabelas bulan yang ada adalah makhluk
ciptaan Allah, akan tetapi bulan Muharram meraih keistimewaan khusus karena
hanya bulan inilah yang disebut sebagai “syahrullah” (Bulan Allah). Rasulullah
SAW bersabda:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ
وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ
“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan
Allah (yaitu) Muharram. Sedangkan shalat yang paling utama setelah shalat
fardhu adalah shalat malam, [H.R. Muslim (11630) dari sahabat Abu Hurairah
radhiyallohu anhu].
Hadits ini, mengindikasikan adanya keutamaan khusus yang
dimiliki bulan Muharram karena disandarkan kepada lafzhul Jalalah (lafazh
Allah). Para ulama menjelaskan bahwa ketika suatu makhluk disandarkan pada
lafzhul Jalalah, maka itu mengindikasikasikan tasyrif (pemuliaan) terhadap
makhluk tersebut, sebagaimana istilah baitullah (rumah Allah) bagi mesjid atau
lebih khusus Ka’bah dan naqatullah (unta Allah) istilah bagi unta nabi Sholeh
dan lain sebagainya. Lalu, As Suyuthi mengatakan: dinamakan syahrullah
(sementara bulan yang lain tak mendapat gelar ini) karena nama bulan ini “Al
Muharram” adalah nama-nama islami. Berbeda dengan bulan-bulan lainnya.
Nama-nama bulan lainnya sudah ada di zaman jahiliyah. Sementara dulu, orang
jahiliyah menyebut bulan Muharram ini dengan nama “Shafar Awwal”, kemudian
ketika islam datang, Allah mengganti nama bulan tersebut dengan Al Muharram,
sehingga nama bulan ini Allah sandarkan kepada dirinya (Syahrullah). Bulan ini
juga sering dinamakan dengan Syahrullah Al ‘Asham (Bulan Allah yang Sunyi).
Dinamakan demikian karena sangat terhormatnya bulan ini. Oleh karena itu, tak
boleh ada sedikitpun riak dan konflik di bulan ini. Sementara itu, bagaimana
awal perhitungan dalam kalender Islam. Para ulama bersepakat bahwa keempat
bulan haram tersebut memiliki keutamaan dibandingkan dengan bulan-bulan yang
lain selain Ramadhan. Namun demikian, mereka berbeda pendapat. Bulan apakah
yang paling afdhal diantara keempat bulan haram yang ada?
Imam Hasan Al Bashri dan beberapa ulama lainnya berkata,
“Sesungguhnya Allah telah memulai waktu yang setahun dengan bulan haram
(Muharram) lalu menutupnya juga dengan bulan haram (Dzulhijjah) dan tidak ada
bulan dalam setahun setelah bulan Ramadhan yang lebih agung di sisi Allah
melebihi bulan Muharram”.
Muharram merupakan satu bulan
yang menjadi pembuka dalam sistem kalender Hijriyah. Rasulullah Muhammad SAW
menyebut bulan Muharram sebagai Syahrullah (bulan Allah). Karena itu, bulan
Muharram memiliki keutamaan tersendiri. Sebelum datangnya syiar Islam yang
disampaikan oleh Rasulullah Muhammad SAW, bulan ini disebut dengan Shafar Al
Awwal. Sedangkan bulan Shafar, yang merupakan bulan kedua, disebut dengan Shafar
Ats Tsani. Saat Islam datang, bulan ini dinamai Muharram. Dalam bahasa Arab,
Muharram bermakna 'waktu yang diharamkan'. Maksudnya, pada bulan ini manusia
dilarang menzalimi diri sendiri dan melalukan perbuatan dosa.
Allah pun menetapkan bulan ini
termasuk dalam empat bulan haram. Hal itu tertuang dalam Alquran Surat At
Taubah ayat 36.
إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثۡنَا عَشَرَ شَهۡرٗا
فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوۡمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ مِنۡهَآ أَرۡبَعَةٌ
حُرُمٞۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلۡقَيِّمُۚ فَلَا تَظۡلِمُواْ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمۡۚ
وَقَٰتِلُواْ ٱلۡمُشۡرِكِينَ كَآفَّةٗ كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمۡ كَآفَّةٗۚ
وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلۡمُتَّقِينَ ٣٦
Artinya : “Sesungguhnya bilangan bulan pada
sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia
menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan)
agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang
empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun
memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang
yang bertakwa
Dalam hadis diriwayatkan Abu
Bakrah RA menyatakan empat bulan yang termasuk bulan haram.
" Setahun terdiri dari dua belas bulan. Di antaranya ada
empat bulan haram, tiga berurutan, yaitu: Zulqa’dah, Zulhijjah dan Al Muharram,
serta Rajab Mudhar yang terletak antara Jumada dan Sya’ban."
Ibnu Abbas RA berkata,
" Kemudian Allah menjadikannya bulan-bulan haram,
membesarkan hal-hal yang diharamkan di dalamnya dan menjadikan perbuatan dosa
di dalamnya lebih besar dan menjadikan amalan soleh dan pahala juga lebih
besar."
Terdapat beberapa keutamaan yang
terkandung dalam bulan Muharram. Keutamaan itu dapat diraih dengan beberapa
amalan seperti puasa. Sebagai umat muslim, tanggal 1
Muharram adalah momen penting yang harus dilewati dengan berdoa dan meminta
ampunan kepada Allah. Sebab pada tanggal ini lah diperingati sebagai tahun baru
Islam atau tahun baru hijriyah. Dalam penanggalan Islam, tahun baru hijriyah
diawali dengan bulan Muharram. Bulan ini memiliki keistimewaan sehingga disebut
juga sebagai bulan Allah bahkan derajat keutamaannya berada di bawah bulan
Ramadan.
Pada awal tahun atau tepatnya di
1 Muharram, umat islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan salih. Doa
awal dan akhir tahun juga sebaiknya dilakukan untuk meminta ampunan serta
perlindungan Allah SWT. Doa awal tahun pada bulan Muharram dibaca pada
terbenamnya matahari atau selepas sholat maghrib. Sementara doa akhir tahun
dibaca setelah sholat ashar.
Ada makna penting dari 1 Muharram
atau tahun baru hijriyah ini. Selain karena pergantian kalendar hijriyah, tahun
baru Islam juga memiliki sejarah yang patut diketahui. Tepat di tahun 622
Masehi, adanya peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Saat itu, Nabi Muhammad
berhijrah dari kota Mekkah ke Madinah dan ini lah yang menjadi permulaan
penetapan tanggal 1 Muharram.
Sejarah Singkat Tanggal 1 Muharram atau Tahun Baru Hijriyah
Peristiwa besar hijrahnya Nabi
Muhammad SAW ini akhirnya dijadikan sebuah penamaan pada kalendar Islam.
Dulunya, dalam memperingati suatu peristiwa, masyarakat Arab tidak menggunakan
sistem kalendar. Tetapi yang digunakan oleh mereka adalah sistem hari dan
bulan. Hal ini juga bisa dibuktikan dari kelahiran Nabi Muhammad SAW di tahun
gajah yang mana masyarakat Arab memang tidak menggunaakan angka ketika
menentukan tahun. Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib dan juga para sahabat
Rasul akhirnya berdiskusi agar bisa menentukan bagaimana sistem kalendar Islam.
Dan dari sekian banyaknya usulan, milik Ali bin Abi Thalib disepakati atau
dipilih. Isinya adalah tentang kalendar hijriyah Islam dimulai ketika Nabi
Muhammad SAW hijrah. Sebagai umat muslim, patut untuk tahu bagaimana sejarah
singkat tanggal 1 Muharram ini. Kalendar hijriyah merupakan sistem
penanggalan yang menggunakan peredaran bulan sebagai acuan.
Makna Tanggal 1 Muharram Bagi Umat Islam
Peristiwa hijrah yang dilakukan
oleh Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah merupakan peristiwa penting dalam
Islam. Beliau berhijrah juga sebagai bentuk strategi dalam berdakwah. Jika
melihat arti dari hijrah sendiri, hijrah adalah perjuangan untuk bisa
meninggalkan segala sesuatu yang buruk ke arah yang baik. Saat ini pun
peristiwa hijrah juga diartikan sebagai pembelajaran nilai kebaikan bagi diri
sendiri misalnya saja seperti meninggalkan perbuatan atau kebiasaan buruk dan
beralih pada kebiasaan atau sesuatu yang lebih baik. Tanggal 1 Muharram atau
tahun baru hijriyah diperingati dengan berbagai acara. Anjuran yang dilakukan
adalah dengan membaca doa akhir tahun dan awal tahun. Selain itu, pada tahun
baru ini atau di 1 Muharram ini, umat muslim diperintahkan untuk menghentikan
atau menghindari peperangan, pertikaian ataupun perselisihan. Ketika Anda
melakukan amalan salih pada malam tahun baru hijriyah, maka pahalanya akan
dilipatgandakan.
Puasa dan Amalan di Tanggal 1 Muharram
Puasa dalam memperingati tanggal
1 Muharram memiliki hukum sunnah muthlaq. Ada beberapa hari yang lebih utama
ketika Anda ingin berpuasa pada bulan Muharram ini. Untuk mendapatkan
keistimewaan dan pahala dari Allah SWT, berikut beberapa jenis puasa yang bisa Anda lakukan. Seperti:
1. Puasa Asyura
Sebagai umat muslim tidak akan
asing mendengar tentang puasa Asyura. Puasa ini dilakukan di tanggal 10
Muharram. Banyak umat muslim yang mengetahui jenis puasa ini dengan keutamaan
yang bisa didapatkan. Salah satu keutamaannya adalah mampu menghapus dosa
setahun yang lalu dan juga setahun yang akan datang. Hal ini sesuai dengan
sebuah hadist riwayat muslim.
2. Puasa Tasu’ah
Berbeda dengan puasa Asyura,
puasa Tasu’ah bisa dilakukan sebelumnya yakni di tanggal 9 Muharram. Puasa ini
dilakukan agar bisa menyelisihi orang Yahudi yang saat itu berpuasa di tanggal
10 Muharram. Bagaimana melaksanakan puasa Asyura dan Tasu’ah ini sama seperti
melakukan puasa pada umumnya. Hanya saja berbeda dari niatnya.
3. Introspeksi Diri atau Muhasabah
Mendapatkan pahala Allah tidak
hanya dengan berpuasa pada bulan Muharram. Tetapi, Anda bisa melakukan
introspeksi diri. Hal ini bertujuan untuk mengkoreksi apa saja perbuatan yang
pernah dilakukan pada satu tahun ke belakang. Dengan harapan ketika seseorang
mengingat keburukan atau dosa yang pernah dilakukan, ia bisa segera bertaubat
atau meminta ampunan Allah.
4. Membaca Surat Yasin
Selepas maghrib yang sudah masuk
pada tanggal 1 Muharram, Anda bisa melanjutkan membaca surat Yasin. Baca
sebanyak tiga kali dan harus sudah selesai sebelum memasuki waktu sholat isya.
Jika tidak bisa menyelesaikan sebanyak tiga kali maka sebaiknya ganti dengan
membaca istighfar sebanyak mungkin.
Ketika Anda sudah menyelesaikan
surat Yasin yang pertama, lanjutkan dengan membaca doa yang isinya adalah
meminta ketetapan iman Islam. Jika selesai membaca surat Yasin yang kedua, Anda
bisa melanjutkan berdoa meminta ampun atas dosa di dunia dan di akhirat nanti.
Berdoalah untuk orang tua juga.
Setelah membaca surat Yasin yang
ketiga, lanjutkan dengan membaca doa meminta umur panjang dengan berkah dan
bisa bermanfaat untuk orang lain. Berdoalah agar diberikan kelimpahan rezeki
yang baik dan halal serta meminta kelak meninggal dengan khusnul khotimah.
5. Memberi Perlakuan Spesial Pada Suami
Sebagai seorang istri, memberi
perlakuan baik dan spesial kepada suami tentu bernilai pahala. Apalagi jika
masuk pada tanggal 1 Muharram, berikan perlakuan terbaik untuk suami. Karena
pada tanggal 1 hingga 10 Muharram, jika seorang istri mengistimewakan suami
maka ia termasuk Ahlul Jannah. Meski seharusnya, menjadi istri yang baik dan
solehah dilakukan sepanjang hidup.
6. Ziarah Kubur
Mengunjungi makam para alim ulama
ataupun bersilaturahmi ke rumah mereka juga menjadi amalan yang bisa dilakukan.
Di Indonesia sendiri amalan ini banyak dilakukan oleh umat muslim. Berziarah
kubur ke makam para wali sekaligus mengunjungi para ulama memberi keberkahan
tersendiri bagi mereka yang melakukannya.
7. Menyantuni Anak Yatim
Mulai dari tanggal 1 Muharram
hingga 10 Muharram, Anda bisa memberikan santunan kepada anak yatim dengan
mengusap kepalanya. Cara ini sebagai bentuk kasih sayang terhadap mereka,
memuliakan mereka dengan berbagai rezeki bersama. Apalagi doa anak yatim begitu
istimewa sehingga sisihkan rezeki agar bisa menyantuni anak yatim pada bulan
Muharram ini.
Seperti yang disebutkan
sebelumnya bahwa pada tanggal 1 bulan Muharram, segala bentuk pertikaian
sebaiknya dihindari. Lebih-lebih jika seseorang ingin mendapatkan pahala dan
keutamaan bulan Muharram, berdamailah dengan mereka yang pernah bertikai.
Selesaikan pertikaian, pertengkaran dengan cara damai atau rukun.
Ada banyak keistimewaan dari tanggal 1 Muharram yang bisa Anda dapatkan.
Anda bisa memulainya dengan membaca doa akhir tahun selepas sholat ashar dan
doa akhir tahun dibaca setelah melakukan sholat maghrib. Lakukan juga ibadah
puasa Asuro dan Puasa Tasu’ah serta amalan-amalan yang menambah pahala.
Tahun baru Islam 1 Muharram Hijriah merupakan hari penting dan
bersejarah bagi umat Islam. Ya, tahun ini tahun baru 1 Muharram 1439 Hijriah
bertepatan dengan 21 September 2017. Awal tahun baru Islam menandai peristiwa
penting yang terjadi dalam sejarah Islam, yakni memperingati peristiwa hijrah
Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Hal inilah
penanggalan dalam Islam dinamakan Hijriah.
Sejarah tahun baru Islam berawal dari kebimbangan umat Islam
saat menentukan tahun. Hal ini tak lepas dari fakta sejarah pada zaman sebelum
Nabi Muhammad SAW, orang-orang Arab tidak menggunakan tahun dalam menandai
peristiwa apa pun. Tapi, hanya menggunakan hari dan bulan sehingga cukup
membingungkan. Sebagai contoh, pada waktu itu Nabi Muhammad lahir pada tahun
Gajah. Hal ini menjadi bukti bahwa pada waktu itu kalangan masyarakat Arab
tidak menggunakan angka dalam menentukan tahun. Berawal dari sini, para sahabat
Rasulullah SAW pun berkumpul untuk menentukan kalender Islam. Salah satunya
yang hadir adalah Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan Thalhan bin
Ubaidillah.
Mereka mengusulkan kalender Islam berdasarkan hari kelahiran
Nabi Muhammad, ada yang mengusulkan sejak Nabi Muhammad diangkat sebagai rasul.
Namun, usul yang diterima adalah usulan dari Ali Bin Abi Thalib di mana beliau
mengusulkan agar kalender Hijriah Islam dimulai dari peristiwa hijrah Nabi
Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Dari usul Ali Bin Abi Thalib inilah sejarah
kalender Islam pertama kali dibuat dan sejarah tahun baru Islam muncul.
Peristiwa Besar Di Bulam Muharam
1. Khalifah Umar Bin Khattab R.A. menetapkan
sebagai tahun baru Islam atau penetapan kalender Hijriah.aru islam
2. Banyak terjadi peristiwa penting bagi umat isalam, yang
mencerminkan kegemilangan, atas perjuangan yang gigih dan tabah untuk
menegakkan keadilan dan kebenaran.
3. Nabi Adam a.s bertaubat kepada Allah SWT atas pelanggarannya di
dalam syurga yang mengakibatkannya ditrunkan ke bumi.
4. Nabi Idris a.s diangkat oleh Allah SWT ke langit.
5. Nabi
Nuh a.s diselamatkan Allah SWT dari banjir besar yang belangsung selama 6
bulan, hingga keluar dari perahunya dengan selamat.
6. Nabi Ibrahim a.s diselamatkan Allah SWT dari Raja Namrud yang
akan membakarnya, dengan mendinginkan api yang membakar nabi Ibrahim.
7. Nabi Musa a.s menerima
kitab Taurat dari Allah SWT.
8. Terbelahnya laut merah, sebagai mu’jizat dari Allah SWT kepada
nabi Musa a.s untuk menyelamatkan diri dan para pengikutnya dari kejaran
tantara Firaun.
9. Nabi Ayub a.s. disembuhkan kembali oleh Allah SWT dari ujian
penyakit kulit yang di deritanya.
10. Nabi Yunus diselamatkan Allah SWT keluar dari perut ikan paus,
setelah tinggal di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
11. Nabi Yusuf a.s dibebaskan Allah SWT dari
penjara, yang sisebabkan fitnah seorang 12. Penglihatan Nabi Ya’qub a.s
yang kabur dipulihkan Allah SWT.
13. Nabi Daud a.s diampuni Allah SWT atas kesalahannya.
14. Nabi Sulaiman a.s dikaruniakan kerajaan yang besar oleh Allah
SWT.
15. Nabi Isa a.s diangkat ke langit oleh Allah SWT.
16. Allah SWT menjadikan Arasy.
17. Allah SWT menjadikan Lauh Mahfudz.
18. Allah SWT menciptakan malaikat Jibril a.s.
19. Hari pertama Allah SWT menciptakan alam semesta.
20. Hari pertama Allah SWT menurunkan rahmat.
21. Hari pertama Allah SWT menurunkan hujan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar